Gagal Jantung - Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Gagal jantung adalah keadaan darurat medis di mana jumlah darah yang dipompa oleh jantung setiap menit atau aliran jantung (curah jantung) tidak dapat memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh. Karena gagal jantung mempengaruhi kurangnya suplai darah maka menyebabkan kematian sel, hal ini karena kurangnya oksigen yang diangkut dalam darah itu sendiri.

Gagal Jantung

Tidak adanya suplai oksigen yang cukup di otak, membuat seseorang kehilangan kesadaran dan berhenti bernapas secara tiba-tiba, dalam hal ini dapat menyebabkan kematian. Pada bayi dan anak-anak yang menderita gagal jantung kongesif merupakan keadaan darurat yang sering kali terjadi dan ditemui petugas kesehatan. 

Keluhan dan gejala gagal jantung sangat bervariasi, umumnya sulit untuk membedakan penyakit lain di luar jantung. Keadaan gagal jantung tidak berarti bahwa jantung tidak bekerja, tetapi jantung tidak bisa lagi memompa darah untuk tubuh seseorang.

Penyebab Gagal Jantung

Penyebab gagal jantung dapat terjadi secara tiba-tiba atau terjadi perlahan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Ini adalah penyebab yang paling umum:

1. Serangan jantung

Serangan jantung dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada jantung, yang dapat mempengaruhi jantung untuk memompa darah.

2. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan tekanan tambahan di jantung, yang seiring waktu dapat menyebabkan gagal jantung.

3. Penyakit otot jantung

Ada beberapa jenis penyakit otot jantung yang disebabkan oleh kondisi lain termasuk infeksi virus.

Beberapa penyebab gagal jantung selain yang disebutkan diatas yaitu Katup jantung yang rusak, Kondisi jantung bawaan, Konsumsi alkohol yang berlebihan, Anemia, Penyakit kelenjar tiroid, kolesterol tinggi, Diabetes dan Obesitas

Jenis Gagal Jantung

Gagal jantung dapat terjadi di sisi kiri atau kanan jantung, dan di kedua sisi. Jenis gagal jantung yaitu Gagal jantung di sisi kiri, Gagal jantung di sisi kanan, Gagal jantung diastolik dan gagal jantung sistolik.

1. Gagal Jantung di Sisi Kiri

Gagal jantung di sisi kiri adalah jenis gagal jantung yang paling umum. Gagal jantung di sisi kiri terjadi ketika ventrikel kiri tidak memompa secara efektif. hal ini mencegah tubuh mendapatkan darah yang cukup oksigen.

2. Gagal Jantung di Sisi Kanan

Gagal jantung di sisi kanan terjadi ketika sisi kanan jantung tidak dapat melakukan pekerjaannya secara efektif. Ventrikel jantung kanan bertanggung jawab untuk memompa darah di paru-paru untuk mengumpulkan oksigen. penumpukan darah di paru-paru yang disebabkan oleh gagal jantung di sisi kiri berarti ventrikel kanan bekerja lebih keras. Kondisi ini dapat menekan sisi kanan jantung dan membuatnya gagal. Sementara sisi kanan gagal jantung juga dapat terjadi setelah kondisi lain seperti penyakit paru-paru.

3. Gagal Jantung Diastolik

Gagal jantung diastolik terjadi ketika otot jantung menjadi lebih kaku dari biasanya, dan kekakuan ini disebabkan oleh penyakit jantung dan menyebabkan jantung tidak mudah diisi dengan darah. Ini dikenal sebagai disfungsi diastolik.

4. Gagal Jantung Sistolik

Gagal jantung sistolik terjadi ketika otot jantung kehilangan kemampuannya untuk berkontraksi. Kontraksi jantung diperlukan untuk memompa darah yang kaya oksigen ke tubuh. Masalah ini dikenal sebagai disfungsi sistolik dan umumnya meningkat ketika jantung membesar dan jantung lemah.

Gejala gagal jantung

Gejala gagal jantung dapat dibedakan sesuai dengan kondisi jantung yang mengalami gangguan untuk memompa darah.

1. Gagal Jantung di sisi Kiri

Gagal jantung disisi kiri dapat menyebabkan pengumpulan cairan di paru-paru atau disebut edema paru dan menyebabkan kurangnya pasukan oksigen sehingga mengakibatkan sesak napas, kondisi sesak napas dapat terjadi ketika sedang melakukan aktivitas ataupun tidak melakukan aktivitas.

2. Gagal jantung di sisi kanan

Gagal jantung di sisi kanan menyebabkan pengumpulan darah yang mengalir ke bagian kanan jantung, hal ini dapat menyebabkan pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, perut dan hati.

Diagnosis gagal jantung

Menggunakan ekokardiogram, metode ekokardiogram menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar jantung secara rinci, sehingga ekakardiogram merupakan cara paling efektif untuk mendiagnosis gagal jantung dan menentukan penyebab gagal jantung.

Dokter dapat menggunakan ekokardiogram dan tes lainnya, termasuk pemeriksaan fisik untuk memverifikasi tanda-tanda fisik gagal jantung. Seperti pembengkakan kaki, detak jantung yang tidak teratur dan pembuluh darah pada leher terjadi pembengkakan.

Pengobatan gagal jantung

Pengobatan gagal jantung tergantung pada keseriusan kondisi gagal jantung. Pengobatan dini dapat dengan cepat meningkatkan perbaikan gejala gagal jantung, tetapi harus terus melakukan tes rutin setiap tiga hingga enam bulan. Tujuan utama dari pengobatan gagal jantung adalah untuk meningkatkan harapan.

1. Obat gagal jantung

Tahap awal gagal jantung dapat diobati dengan obat-obatan untuk membantu meringankan gejala dan mencegah memburuknya kondisi gagal jantung. obat gagal jantung ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa darah dan mengurangi terjadinya pembekuan darah.

2. Operasi

Beberapa orang yang menderita gagal jantung akan membutuhkan operasi, beberapa jenis operasi gagal jantung yang dilakukan yaitu Bypass koroner, Angioplasti dan pemasangan alat pacu jantung, operasi ini dilakukan berdasarkan kondisi gagal jantung yang diderita.

Sedangkan operasi transplantasi jantung digunakan pada tahap akhir gagal jantung, ketika semua pengobatan lain gagal. Selama transplantasi, ahli bedah mengangkat semua atau sebagian jantung dan menggantinya dengan jantung donor yang sehat.
loading...