Gliquidone - Kegunaan, Dosis, Efek Samping

loading...
Gliquidone merupakan obat antidiabetik oral dari golongan sulfonilurea. Sama seperti sulfonilurea lainnya, Gliquidone mempunyai efek hipoglikemik sedang dan jarang menimbulkan serangan hipoglikemik.
Gliquidone
Struktur kimia Gliquidone


Gliquidone menurunkan kadar gula darah dengan jalan merangsang produksi dan sekresi insulin dari sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas dan meningkatkan transport gula ke dalam sel. Disamping itu gliquidone juga meningkatkan jumlah reseptor insulin pada jaringan ekstrahepatik / perifer. untuk informasi lebih lanjut silahkan simak keterangan dibawah ini:

Indikasi:
Gliquidone digunakan untuk diabetes melitus Tipe II.

Kontraindikasi:
  1. Hipersensitif terhadap gliquidone atau senyawa obat hipoglikemik oral golongan sulfonilurea lainnya.
  2. Porfiria.
  3. Ketoasidosis diabetik dengan atau tanpa koma.
  4. Penggunaan obat hipoglikemik oral golongan sulfonilurea pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal merupakan kontraindikasi, namun glikuidon masih dapat diberikan pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal yang ringan.

Dosis dan Cara Pemakaian:
  1. Terapi OHO (Obat Hipoglikemik Oral) selalu dimulai dari dosis rendah 1 kali pemberian per hari, setelah itu dosis dapat dinaikkan sesuai dengan respons terhadap obat
  2. Dosis awal 15 mg sebelum sarapan, dapat ditingkatkan 30-120 mg per hari terbagi dalam 2-3 kali pemberian.
  3. Dosis maksimal sekali pemberian 60 mg, sehari pemberian 180 mg.

Efek Samping:
  1. Efek samping OHO (Obat Hipoglikemik Oral) golongan sulfonilurea umumnya ringan dan frekuensinya rendah, antara lain gangguan saluran cerna dan gangguan susunan syaraf pusat.
  2. Gangguan saluran cerna berupa mual, diare, konstipasi, sakit perut, dan hipersekresi asam lambung
  3. Gangguan susunan syaraf pusat berupa sakit kepala, vertigo, bingung, ataksia dan lain sebagainya.
  4. Gejala hematologik termasuk leukopenia, trombositopenia, agranulosistosis dan anemia aplastik dapat terjadi walau jarang sekali.
  5. Hipoglikemia dapat terjadi apabila dosis tidak tepat atau diet terlalu ketat, juga pada gangguan fungsi hati atau ginjal atau pada lansia.
  6. Hipoglikemia sering diakibatkan oleh obat-obat antidiabetik oral dengan masa kerja panjang.
  7. Golongan sulfonilurea cenderung meningkatkan berat badan, namun peningkatan berat badan oleh glikuidon tidak signifikan.

Peringatan dan Perhatian:
Terapi Obat Hipoglikemik Oral selalu dimulai dari dosis rendah 1 kali pemberian per hari, setelah itu dosis dapat dinaikkan sesuai dengan respons terhadap obat.

Interaksi Dengan Obat Lain:
Obat yang dapat meningkatkan resiko hipoglikemia sewaktu pemberian sulfonilurea ialah insulin, alkohol, fenformin, sulfonamid, salisilat dosis besar, fenilbutazon, oksifenbutazon, probenesid, dikumarol, kloramfenikol, penghambat MAO, guanetidin, anabolik steroid, fenfluramin dan klofibrat.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
Gliquidone Tablet 30 mg.

Penyimpanan:
Stabil pada penyimpanan dalam suhu ruang, di tempat kering, jauh dari lembab dan sinar matahari langsung.

loading...

Subscribe to receive free email updates: