Cyproheptadine - Kegunaan, Dosis, Efek Samping

loading...

Cyproheptadine merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi alergi. dan cyproheptadine merupakan antagonis histamin dan serotonin yang berkompetisi dengan histamin dan serotonin pada reseptor, efek farmakologi dari cyproheptadine berdasarkan kerjanya secara sentral dan perifer

Cyproheptadine

Indikasi:

Cyproheptadine digunakan untuk manifestasi alergi kulit, uritkaria, dan angioderma. cold urticaria, alergi rhinitis, vasomotor rhinitis.

Kontraindikasi:

  1. Pasien yang hipersensitif terhadap cyproheptadine.
  2. Bayi baru lahir atau prematur
  3. Penderita porphyria
  4. Wanita menyusui
  5. Penderita yang sedang mendapat terapi dengan monoamin oksidase.
  6. Glaukoma
  7. Tukak lambung stenosing
  8. Gejala hipertropi prostat
  9. Obtruksi pyloroduodenal
  10. penderita usia lanjut dan lemah
Efek Samping:

  1. Susunan saraf pusat : sedasi, mengantuk, pusing, gangguan koordinasi, konfusi, kegelisahan, eksitasi, nerveous, tremor, irrytability, insomnia, paresthesis, konfulsi, euphobia, halusinasi, histeria, pingsan.
  2. Integumentary : manifestasi alergi seperti rash, dan edema, keringat berlebihan, urtikaria, fotosintesitas.
  3. Speial senses : labyrinthitis akut, pengelihatan kabur, diplopia, vertigo, tinnitus.
  4. Hematologi : anemia hematolitik, leukopenia, agranulositosis, thrombosithopenia.
  5. Sistem pencernaan : mulut kering, epigastrik, distress, anoreksia, mual, muntah, diare, konstipasi, jaundice.
  6. Saluran kemih : frekuensi urin bertambah, retensi urin.
  7. Saluran pernapasan : hidung dan tenggorokan kering, sekresi bronkial mengental.
  8. Lain-lain : lelah, menggigil, sakit kepala
Perhatian:

  • keamanan dan efektifitas pemakaian pada anak-anak dibawah 14 tahun belum diketahui dengan pasti.
  • penderita hars diperingatkan untuk melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan dan koordinasi antonik, seperti mengemudikan kendaraan dan menjalankan mesin.
  • cyproheptadine bekerja mirip atropin maka berhati-hati jika diberikan kepada penderita dengan riwayat asma bronkial, kenaikan tekanan intraokular, hipertiroidisme, penyakit jantung dan hipertensi.
Interaksi obat:

Pemberian bersama-sama dengan alkohol atau depresan sistem saraf pusat dapat memperkuat efek mengantuk, penghambat MAO dapat meningkatkan atau memperpanjang efek kolinergik.

Dosis:

Dosis cyproheptadine harus disesuaikan dengan respon dan kebutuhan pasien secara individual. Dewasa 1 - 5 tablet sehari dalam dosis terbagi. jangan melebihi 0.5 mg/kg berat bdan dalam sehari atau maksimum 32 mg sehari.

Penyimpanan :

Simpan pada suhu dibawah 30 C.

loading...

Subscribe to receive free email updates: