Cefixime - Kegunaan, Dosis, Efek Samping

loading...
Cefixime merupakan antibiotik semisintetik golongan sefalosporin, bersifat bakterisid dengan menghambat sintesis dinding sel. cefixime aktif melawan organisme gram positif dan mikroorganisme gram negatif, cefixime meiliki stabilitas yang tinggi terhadap b-laktamase yang dihasilkan oleh organisme-organisme dan aktivitas yang baik terhadap organisme penghasil b-laktamase. cefixime didistribusikan kedalam sputum, tonsil, sinus maxillaris, mukosa, sekret dari telinga, cairan empedu, jaringan kandung empedu, cairan vesikel, dan cairan prostat, cefixime di ekskresikan terutama melalui ginjal, tidak ditemukan metabolit aktif antibakteri paa serum atau urin manusia.

Cefixime

Struktur kimia Cefixime

Cefixime

Cefixime termasuk ke dalam antibiotik yang mengobati berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri dengan cara mengganggu pembentukan dinding sel bakteri yang diperlukan untuk bertahan hidup.

Indikasi:
Pengobatan infeksi pada saluran urin, otitis media, infeksi saluran nafas termasuk suspek dari S. pneumonia dan S. Pyogenes, H. Influenza dan beberapa Enterobacteriaceae; tidak termasuk N. Gonorrhoeae gonorrhea pada serviks dan urete.

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap sefiksim, komponen lain dalam sediaan dan sefalosporin lain.

Dosis Dan Cara Pemakaian:
Anak 6 bulan: 8 mg/kgBB/hari dibagi setiap 12-24 jam.
Anak > 50 kg atau > 12 tahun dan dewasa: 400 mg/hari dibagi setiap 12-24 jam
Gonorrhoeae pada serviks dan uretra tanpa komplikasi yang disebabkan oleh N. gonorrhea: 400 mg dosis tunggal . Untuk infeksi S. Pyogenes: pengobatan selama 10 hari Penyesuaian dosis pada penurunan fungsi ginjal:

ClCr 20-60 mL/menit atau dengan hemodialisa: diberikan 75% dari dosis standar.
ClCr <20 mL/menit atau dengan CAPD: diberikan 50% dari dosis standar.

Peringatan dan perhatian:
  1. Penyesuaian dosis pada pasien gangguan ginjal.
  2. Penggunaan lama mengakibatkan superinfeksi.
  3. Penggunaan pada pasien dengan riwayat alergi penisilin terutama reaksi IgE mediated (anafilaksis, urtikaria)
  4. Faktor risiko B pada kehamilan.
  5. Dieksresi melalui ASI dengan mekanisme yang belum diketahui, sehingga pemberian sefiksim pada wanita menyusui tidak direkomendasikan.
Efek Samping:
Sakit kepala, Pusing, Gangguan pencernaan, Diare, Sakit perut, Mual. Jika Anda merasakan gejala seperti pembengkakan di mulut atau wajah, ruam pada kulit, bahkan sulit bernapas, kemungkinan adalah akibat alergi terhadap cefixime. Hentikan pemakaian cefixime jika efek samping yang muncul makin buruk atau mengalami alergi dan segera hubungi dokter.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
Sirup Kering Untuk Dilarutkan Menjadi Suspensi: 100 mg/5ml (50 ml, 75 ml, 100 ml).

Stabilitas dan Penyimpanan:
Stabilitas setelah dilarutkan, suspensi dapat stabil selama 14 hari jika disimpan pada suhu ruang atau lemari pendingin. Penyimpanan pada kemasan tertutup rapat dan terlindung dari cahaya.

loading...

Subscribe to receive free email updates: