Artemisinin - Kegunaan. Dosis, Efek Samping

Artemisinin adalah obat yang digunakan untuk Antiinfeksi, Antiprotozoa, Skhizontosida. Artemisinin Merusak membran parasit melalui pembentukan radikal bebas atom, karbon pusat (dibentuk oleh pemecahan protoporfirin IX ) atau melalui alkilasi protein-protein secara kovalen. Artemisinin dan turunannya menghambat kalsium adenosin triphosfatase (PfATPase) yang esensial.

Artemisinin
Struktur kimia Artemisinin


Artemisinin

Indikasi Artemisinin:
Artemisinin digunakan untuk pengobatan lini pertama malaria falciparum, malaria vivax dan malaria ovale tanpa komplikasi

Kontraindikasi:
Kehamilan trimester

Dosis dan Cara Pemakaian:
Dosis untuk pengobatan lini pertama malaria falciparum, malaria vivax, ovale, 2 - 4 mg/kgBB, yang dikombinasi dengan piperaquin + primakuin, selama 3 hari, diberikan sesudah makan.

Efek Samping:
Efek samping Artemisinin yang umum terjadi adalah Sakit kepala, mual, muntah, nyeri perut, gatal-gatal, demam, perdarahan yang tidak normal dan urine yang berwarna gelap. Terjadi perubahan elektro kardiografi

Peringatan dan Perhatian:
Penggunaan yang lama dan berulang-ulang harus diwaspadai karena dapat terjadi perubahan neurologis dan kehilangan pendengaran.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
1. Tablet mengandung 20 mg, 40 mg, 60 mg, 80 mg dihydroartemisinin.
2. Supositoria mengandung 80 mg dihydroartemisinin

Penyimpanan dan Stabilitas:
Terlindung dari cahaya

loading...

Subscribe to receive free email updates: