Povidon iodin - Kegunaan, Dosis, Efek Samping

loading...
Povidon iodin merupakan suatu bahan organik dari bahan aktif polivinil pirolidon yang merupakan kompleks iodine yang larut dalam air. Povidon iodin bekerja sebagai bakterisida yang juga membunuh spora, jamur, virus dan sporozoa. Povidon iodin diabsorbsi secara sistemik sebagai iodin, jumlahnya tergantung konsentrasi, rute pemberian dan karakter kulit.

Povidon

Struktur kimia


Povidon

Indikasi:
Povidon iodin digunakan sebagai Antiseptik ekstrenal dengan spektrum mikrobisidal untuk pencegahan atau perawatan pada infeksi topikal yang berhubungan dengan operasi, luka sayat, lecet, mengurangi iritasi vagina ringan

Kontraindikasi:
Reaksi hipersensifitas terhadap yodium

Dosis dan Cara Pemakaian:
Antiseptik, berikan pada daerah luka sesuai kebutuhan.
Iritasi Vagina, berikan larutan sekali sehari selama 5-7 hari.

Efek Samping:
Pada penggunaan untuk luka bakar yang luas dapat timbul metabolik asidosis.
Juga dapat timbul sensitisasi walaupun jarang.
Efek lokal: edema, iritasi, pruritus, rash.

Peringatan dan Perhatian:
Hati-hati pemberian pada wanita hamil dan menyusui dan Hati-hati bila digunakan untuk mengobati luka bakar yang luas ada kemungkinan terjadi absorbsi sistemik yang beresiko asidosis metabolic serta gangguan faal ginjal.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
1. Larutan: 10%
2. Salep: 10%
3. Obat Kumur: 1%

Penyimpanan dan Stabilitas:
Simpan terlindung dari cahaya.

loading...

Subscribe to receive free email updates: