Enoxaparin

Enoxaparin adalah obat Golongan Koagulasi Darah.

Indikasi Enoxaparin:

  1. Sindrom koroner akut: angina tidak stabil, non STEMI dan STEMI.
  2. Profilaksis dan terapi DVT (deep vein thrombosis).


Kontra Indikasi Enoxaparin:

  1. Hipersensitifitas enoxaparin atau komponen lain dalam formulasi, 
  2. trombositopeni, 
  3. pendarahan aktif,
  4. hipersensitif terhadap produk babi.
  5. Tidak diberikan secara intramuskular


Dosis dan Cara Pemakaian Enoxaparin:
  • Dewasa: Profilaksis DVT penggantian tulang panggul: 30 mg sehari 2x dimulai 12-24 jam setelah operasi dan tiap 12 jam sampai risiko DVT sudah menurun atau setelah pasien sudah terkendali dengan penggunaan warfarin atau 40 mg sekali sehari dimulai 9-15jam sebelum operasi kemudian setiap hari sampai risiko DVT sudah menurun atau setelah pasien sudah terkendali dengan penggunaan warfarin.
  • Operasi Abdomen: 40 mg sehari sekali, dosis awal diberikan 2 jam sebelum operasi dilanjutkan sampai risiko DVT berkurang (umumnya 7-10 hari) pasien dengan mobilitas rendah setelah sakit akut: 40 mg sekali sehari sampai risiko DVT menurun.
  • Terapi DVT akut: pasien rawat inap (dgn/tanpa embolisme paru) 1mg/kg/dosis tiap 12 jam atau 1.5 mg/dosis sekali sehari.
  • Pasien rawat jalan tanpa embolisme paru: 1 mg/KgBB/dosis tiap 12 jam.
  • STEMI <75th dosis awal 30 mg IV bolus dilanjutkan SC tiap 12jam.
Dosis pemeliharaan Enoxaparin:
  • setelah 2 dosis pertama diberikan 1 mg/KgBB S.C tiap 12 jam.
  • Angina tdk stabil/NON STEMI: 1 mg/KgBB tiap 12 jam dikombinasikan dgn aspirin 100-325 mg sehari sekali.
  • Lansia: meningkatkan risiko perdarahan pada dosis 1.5 mg/KgBB per hari atau 1 mg/kgBB tiap 12 jam.
  • Gangguan ginjal: s.c Cl,Cr 30 ml/mnt tdk disesuaikan, Cl,Cr <30 ml/mnt: 30mg sehari sekali (profilaksis DVT pada penggantian panggul, operasi abdomen, penggantian lutut.
  • Terapi DVT: 1 mg/kg bb-sekali sehari.
  • STEMI: dosis awal IV 30 mg dosis tunggal untuk pasien <75th, hindari iv bolus untuk pasien 75 th, dosis pemeliharaan S.C 1 mg/Kg bb tiap 24 jam.
  • Angina tdk stabil dan Non STEMI: s.c 1 mg/KgBB sehari sekali

Efek Samping Enoxaparin:
Demam, kejang, eritema, mual, diare, pendarahan (intrakranial, retroperitonial, intraokular), trombositopeni, plebitis, peningkatan SGOT/SGPT

Peringatan dan atau Perhatian Enoxaparin:
  • Terbuat dari komponen babi.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan Enoxaparin:
  • injeksi-prefilled dosis tunggal

Penyimpanan dan Stabilitas:
  • Simpan pada suhu 15 -25°C.

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.

Subscribe to receive free email updates: