Piroksikam

Piroksikam adalah obat Antiinflamasi Nonsteroid dari kelas oxicam digunakan untuk meringankan gejala nyeri, kondisi peradangan seperti arthritis.
Piroksikam
struktur kimia Piroksikam

Indikasi:
Symptomatic rheumatoid arthritis akut dan kronis dan osteoarthritis

Kontra Indikasi:
Hipersensitiv piroksikam, aspirin, NSAID lainnya atau komponen formulasi, nyeri perioperatif dalam pengaturan graft bypass arteri koroner (CABG)

Dosis dan Cara Pemakaian:
Dewasa: Inflammation, rheumatoid arthritis:
  • Oral: 10-20 mg/hari sekali sehari, meskipun dikaitkan dengan peningkatan efek samping GI, dosis > 20 mg/hari telah digunakan (yaitu, 30-40 mg /hari),
  • Lanjut usia: sama dosis dewasa.
  • Catatan: Beberapa dokter telah menggunakan 10 mg setiap hari untuk memulai terapi pada lansia untuk membantu menghindari efek samping dan menghasilkan efek terapi pada dosis minimal.
  • Dosis maksimum: 20 mg/hari.
  • Dosis: Oral: Anak-anak (penggunaan off label): 0,2-0,3 mg/kg/hari sekali sehari,
  • dosis maksimum: 15 mg/hari

Efek Samping:
  1. Gangguan lambung: krg nafsu mkn, skt abdomen, sembelit, diare, dispepsi, kembung, rasa terbakar, mual, tukak lambung, muntah, mulut kering hingga pendarahan lambung.
  2. Efek pada darah: anemia, memperpanjang waktu pendarahan, eusinopili,epstaxis, leucopenia, thrombo, cytopenia, trombositopenia, menghambat agregasi platelet.
  3. Efek pada ginjal: abnormalitas fungsi ginjal, disuria, hematouria, hiperkalemia, cystitis, nephrotic sindrom, oligouria/poliuria, proteinuria sampai gagal ginjal.
  4. Efek pada sistem syaraf: pusing, sakit kepala, ketakutan,bingung, depresi, bermimpi, sulit tidur, cemas, gemetaran, berputar, halusinasi.
  5. Efek pada mata/pendengaran: tinitus, penglihatan kabur, gangguan pendengaran, sembab mata.
  6. Effek pada hati: peningkatan hasil test fungsi, hati (SGOTSGPT) sekitar >3 kali nilai normal.
  7. Hepatitis, jaundice, kerusakan hati, kolik.
  8. Reaksi hipersensitif & kulit: bentol-bentol, gatal, kemerahan, eritema, foto-sensitif, berkeringat, sampai syok anafilaktik, Stevens-Johnson sindrome.
  9. Efek samping lain: bengkak, CHF, hipertensi, takikardi, aritmia, hypotensi, miocardial infark, demam, infeksi, sepsis, perubahan berat badan, asma, sindrom seperti flu, hipergikemi, hipoglikemi, pneumonia, depresi pernafasan

Peringatan dan atau Perhatian:
  1. Hati-hati pada pasien usia lanjut, gangguan ginjal, dehidrasi, kondisi yang berhubungan dengan retensi cairan (gangguan jantung, hipertensi), gangguan saluran cerna bagian atas
  2. Pasien sedang menggunakan obat-obat yang berinteraksi dengan Piroksikam
  3. Pengaruh Terhadap Kehamilan Tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh wanita hamil.
  4. Terutama pada akhir masa kehamilan atau saat melahirkan karena efeknya pada sistem kardiovaskular fetus (penutupan prematur duktus arteriosus) dan kontraksi uterus.
  5. Pengaruh Terhadap Ibu Menyusui Didistribusikan melalui air susu ibu, sehingga tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh ibu yg sedang menyusui.
  6. Pengaruh Terhadap Anak-anak Belum ada studi ttg keamanan dan efikasi penggunaan piroksikam pada pasien anak tidak direkomendasikan, meskipun beberapa klinisi sudah menggunakannya.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
1. Kapsul: 10 mg, 20 mg
2. Tablet: dispersibel/flash 20 mg;
3. Gel: 5 mg/g

Penyimpanan dan Stabilitas:
  • Disimpan dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya, pada suhu di bawah 30°C
  • Dengan kondisi penyimpanan sesuai yg dianjurkan, kapsul piroxicam akan daluarsa 36 bulan sejak tanggal produksi

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.

Subscribe to receive free email updates: