Nistatin

Golongan Obat Antijamur. Mekanisme kerja Nistatin berikatan dengan sterol, terutama ergosterol pada dinding sel jamur, sehingga mengganggu permebilitas dinding sel jamur yang berfungsi sebagai selektif barier.

Nistatin
Struktur kimia Nistatin

Nistatin mempunyai aktivitas sebagai fungistatik atau fungisidal pada berbagai jamur dan yeest yang patogen dan non patogen. Nistatin aktif terhadap Candida albicans, C. glabrata, C. krusei, C. parapsilosis, C. pseudotropicalis, C. guiliermondii, dan C. tropicalis .

Indikasi:
  1. Pengobatan Infeksi candida: cutaneous dan mucocutaneous candidal
  2. infeksi: candidal diaper
  3. dermatitis; oropharyngeal
  4. candidiasis; intestinal
  5. candidiasis; vulvo vaginal candidiasis

Kontra Indikasi:
Hipersensitivitas terhadap nistatin atau komponen lain dalam sediaan.

Efek Samping:
  1. Oral: Mual, muntah, diare khususnya jika digunakan pada dosis tinggi; iritasi dan sensitisasi jarang terjadi
  2. rash, urtikaria dan Stevens-Johnson syndrome jarang terjadi.

Peringatan dan Perhatian:
  1. Sediaan tablet vagina dapat merusak alat kontrasepsi yang terbuat dari latex, sehingga diperlukan alat kontra sepsi tambahan selama menggunakan tablet vagina nystatin.
  2. Jika iritasi atau sensitisasi terjadi selama pengobatan topikal, intravaginal atau nistatin oral, obat sebaiknya distop.
  3. Pasien sebaiknya lapor dokter jika gejala iritasi atau sensitisasi terjadi.
  4. Nistatin oral suspensi atau tablet salut film sebaiknya tidak digunakan untuk pengobatan infeksi jamur sistemik.

Dosis dan Cara Pemakaian:
Cara pemberian:
  1. Nistatin digunakan secara topikal pada kulit sebagai cream, salep, powder dan diaplikasikan secar topikal didalam mulut sebagai suspensi oral.
  2. Diberikan secara intra vagina sebagai tablet vagina.
  3. Nistatin diberikan secara oral sebagai tablet salut film.
  4. Pemberian secara topikal: cream, salep dan powder tidak boleh ditelan, tidak boleh digunakan pada, atau diberikan secara intra vagina.
  5. Untuk pengobatan infeksi candida pada kaki, powder ditaburkan pada kaki dan di dalam sepatu dan kaos kaki.
Pemberian oral topikal:
  1. Nistatin oral suspensi diberikan tanpa pengenceran dan dikocok dahulu sebelum diberikan. separuh dosis diteteskan pada sisi mulut dan dibiarkan beberapa menit sebelum ditelan
  2. ulangi lagi prosedur tersebut pada sisi mulut yang lain dengan sisa dosis yang separuhnya.
  3. Bayi sebaiknya tidak disusui selama 5-10 menit setelah Nistatin oral suspensi diberikan.
  4. Pemberian intra vagina: tablet vagina Nistatin dimasukkan kedalam vagina menggunakan aplikator yang disediakan oleh pabriknya.
  5. Pengobatan Nistatin intra vagina dapat dilanjutkan selama menstruasi.
Dosis Nistatin:
  • Cutaneous Candidiasis, pengobatan topikal dengan Nistatin cream, salep atau powder yang mengandung 100.000 unit/gram dapat digunakan 2-3 kali sehari.
  • Pengobatan dilanjutkan sampai 2 minggu dan distop sesudah 2 kali berturut turut tes Candida negatif.
  • Perbaikan symptoms biasanya terjadi dalam 1-3 hari sesudah terapi Nistatin topikal diawali.
  • Dosis untuk Candidal Diaper Dermatitis: pengobatan topikal dengan Nistatin cream, salep atau powder yang mengandung 100.000 unit/gram diberikan beberapa kali sehari selama 7-10 hari.
  • Dosis untuk Oropharyngeal Candidiasis: Untuk penggunaan topikal dewsa dan anak-anak: 400,000-600,000 unit Nystatin oral suspensi topikal diberikan 4 kali sehari. Bayi: 200,000 unit Nystatin oral suspensi 4 kali sehari
  • prematur dan bayi berat badan lahir rendah: 100,000 unit Nystatin oral suspensi 4 kali sehari
  • Pada pasien HIV: 500,000-1,000,000 unit Nystatin oral suspensi diberikan 3-5 kali sehari. Pengobatan dilanjutkan selama 14 hari dan setelah minimal 48 jam sesudah symptom hilang dan hasil kultur jamur ulang normal.
  • Dosis untuk intestinal Candidiasis: Pengobatan topikal intestinal candidiasis dengan Nistatin oral suspensi diberikan dengan dosis 500,000-1,000,000 unit 3 kali sehari untuk minimal 48 jam sesudah klinisnya sembuh.
  • Alternatifnya, 2 tablet salut film (500,000-1,000,000 unit) diberikan 3 kali sehari sampai minimal 48 jam sesudah klinisnya sembuh.
  • Dosis vulvovaginal candidiasis: 1 tablet vaginal (mengandung 100,000 unit nystatin) diberikan sekali sehari setiap malam sebelum tidur selama 14 hari.
  • Untuk pengobatan coexisting intestinal cndidiasis pada wanita dengan vulvovaginal candidiasis, nystatin dapat diberikan sebagai tablet oral dengan dosis 500,000-1,000,000 unit 3 kali sehari; terapi oral dilanjutkan sampai minimal 48 jam sesudah klinisnya sembuh untuk mencegah kambuh.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
1. Tablet salut film: 500.000 unit
2. Suspensi: 100.000 unit/mL
3. Salep: 100.000 unit /gram
4. Krim: 100.000 unit/gram
5. Powder: 100.000 unit/gram
6. Tablet vagina (Ovula): 100.000 unit

Stabilitas dan Penyimpanan:
  1. Sediaan nistatin dapat menjadi rusak oleh panas, cahaya, kelembaban atau udara.
  2. Nistatin suspensi oral dan tablet harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat, tidak tembus cahaya.
  3. Tablet oral dan suspensi oral: simpan pada suhu kamar yang terkontrol 15°C hingga 25°C.
  4. Paparan tablet terhadap suhu lebih dari 40°C dan penyimpanan suspensi oral pada suhu dingin harus dihindari.
  5. Serbuk nistatin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, kedap cahaya dan disimpan pada suhu 2-8°C
  6. Penyiapan suspensi oral nistatin yang tidak mengandung pengawet, harus segera digunakan sesudah pencampuran.
  7. Sediaan tablet vagina (ovula): simpan dalam refrigerator (suhu 2-8°C)
  8. lindungi dari temperatur ekstrim, udara lembab dan cahaya.

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.

Subscribe to receive free email updates: