Metformin

loading...
Metformin merangsang glikolisis anaerob dan anaerobiosis tersebut mungkin sekali berakibat lebih banyaknya glukosa memasukki sel otot.
Metformin
Golongan Obat Anti diabetik oral, golongan biguanid.

Indikasi:
Terapi DM tipe II: monoterapi atau kombinasi dengan antidiabetik oral lain. DM tipe I dan tipe II kombinasi dengan insulin.

Kontra Indikasi:
Tidak boleh diberikan pada penderita dengan penyakit hati berat, penyakit ginjal dengan uremia dan penyakit jantung kongestif.

Peringatan dan atau Perhatian: ( - )

Efek Samping:
Beberapa efek samping yang umumnya terjadi saat mengonsumsi obat antidiabetes ini adalah:
  1. Mual dan muntah
  2. Penurunan nafsu makan
  3. Sensasi rasa logam dalam mulut
  4. Sakit perut
  5. Batuk dan suara serak
  6. Nyeri otot dan kram
  7. Lemas dan mengantuk.

Dosis dan Cara Pemakaian:
Dosis terpeutik metformin 500 mg-3000 mg, 2-3 kali sehari.

Interaksi:
  • Dengan Obat Lain: Sulfonil urea, insulin, beta bloker, ACE inhibitor, alkohol
  • Dengan Makanan: Makanan dapat menurunkan absorpsi dan memperpanjang waktu absorpsi metformin

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
Tablet 500 mg dan 850 mg.

Stabilitas dan Penyimpanan:
Dalam wadah tertutup baik

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.
loading...

Subscribe to receive free email updates: