Kanamisin sulfat

Nama Generik: Kanamisin sulfat
Golongan: Antibakteri.

Indikasi Kanamisin sulfat:
Pengobatan infeksi serius karena bakteri strain E.coli, jenis proteus, Enterobakter aerogenes, Klebsiela pneumoneae, Serratia marcescens, Acinetobacter. Pengobatan tuberkulosis aktif.

Kontra Indikasi Kanamisin sulfat:
Pasien dengan sejarah hipersensitivitas terhadap kanamisin dan yang menggunakan antibiotika aminoglikosida lainnya.

Efek Samping Kanamisin sulfat:
Toksisitas auditori, toksisitas vestibular, pada cara pemberian injeksi IM dilaporkan terjadinya nyeri dan inflamasi pada tempat injeks, memar, hematoma, gangguan gastrointestinal, sindrom malabsorpsi.

Peringatan dan Perhatian Kanamisin sulfat:
  1. Hati-hati digunakan pada pasien dengan ulserasi gastrointestinal.
  2. Hati-hati digunakan pada pasien dengan kelainan neuromuskular seperti myasthenia gravis atau sindrom Parkinson.

Dosis dan Cara Pemakaian:
  • Durasi minimum untuk pengobatan yang direkomendasikan bagi pasien dengan tuberkulosis pulmonari kultur positif adalah 6 bulan (26 minggu), dan regimen yang direkomendasikan terdiri dari fase inisial intensif (2 bulan), dan fase lanjutan (biasanya 4 atau 7 bulan).
  • Dewasa dan anak-anak: Injeksi IM/IV: 15 mg/kg/hari (sampai 1g) sebagai dosis tunggal sehari (biasanya 750-1000 mg/hari) 5-7 kali/minggu untuk 2-4 bulan pertama atau sampai konversi kultur.
  • Dosis dapat dikurangi sampai 15 mg/kg per hari diberikan 2-3 kali/minggu tergantung efek obat lain dalam regimen.
  • Dosis untuk yang memiliki kelainan ginjal: IM/IV: pada pasien dengan kelainan fungsi ginjal, dosis atau frekuensinya harus dimodifikasi sebagai respon terhadap konsentrasi obat dalam serum.
  • Dosis yang direkomendasikan adalah 7,5 mg/kg diberikan pada interval (dalam jam) yang dihitung dengan cara: kreatinin serum steady state (dalam mg/dL) x 9.
  • Metode perhitungan ini tidak digunakan pada pasien yang menjalani hemodialisis atau dialisis peritoneal.
  • Untuk dewasa dengan gagal ginjal yang menjalani hemodialisis direkomendasikan dosis suplemental sebanyak 50-75% loading dose pada akhir periode dialisis.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
  • Kapsul: 500 mg
  • Injeksi: 37,5 mg, 250 mg, 333 mg.

Stabilitas dan Penyimpanan Kanamisin sulfat:
  • Kapsul dan injeksi kanamisin: disimpan dalam wadah tertutup rapat pada suhu kurang dari 40°C, lebih baik pada 15-30°C, pembekuan harus dihindari.
  • Kanamisin sulfat stabil selama 24 jam pada suhu kamar di cairan infus IV yang mengandung 0,9% NaCl dan 5% dekstrosa.
  • Injeksi kanamisin sulfat tidak boleh dicampur dengan obat lain.

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012

Subscribe to receive free email updates: