Idoksuridin

Derivat idoksuridin yang telah mengalami fosforilasi dapat mengganggu berbagai sistem enzim. Bentuk trifosfatnya menghambat sintesis DNA virus sehingga DNA mudah dipecah dan mengalami kesalahan transkripsi.
Idoksuridin
Nama Generik: Idoksuridin
Golongan: Antiviral.

Indikasi:
HSV Keratitis.

Kontra Indikasi:   

Dosis:
Dalam pengobatan herpes simpleks keratitis, digunakan larutan opthalmic 0,1% atau salep 0,5%.

Efek Samping:
  1. Nyeri, pruritus, inflamasi atau edema pada mata atau kelopak mata.
  2. Reaksi alergi jarang terjadi.
  3. Selain itu dapat terjadi reaksi hipersensitif (iritasi), konjungtivitis, fotofobia, dan penggunaan jangka panjang atau berlebih dapat membahayakan kornea.
  4. Aplikasi berlebihan pada idoksuridin topikal dapat menyebabkan maserasi kulit.
  5. Berpotensi karsinogen dan teratogenik.


Peringatan dan atau Perhatian:
  1. Idoksuridin harus digunakan dengan hati-hati pada kondisi ulserasi mendalam yang melibatkan lapisan stroma kornea, sebagai penyembuhan tertunda setelah menghasilkan perforasi kornea.
  2. Menghindari penggunaan topikal jangka panjang.
  3. Potensi teratogenisitas dari idoksuridin harus diperhitungkan ketika merawat pasien hamil atau pasien kemungkinan hamil.
  4. Penggunaan kortikosteroid harus dengan hati-hati pada pasien yang juga menerima idoksuridin karena dapat mempercepat penyebaran infeksi virus.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
Tetes mata 0,1% dan salep mata 0,5%.

Baca Juga:
Cara Menggunakan Tetes Mata Yang Benar
Cara Menggunakan Salep Mata Yang Benar

Penyimpanan:
Simpan dalam wadah kedap udara dan terlindung dari cahaya.

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.

Subscribe to receive free email updates: