Gliclazid

Gliclazid adalah obat antidiabetik oral yang diklasifikasikan sebagai sulfonilurea. Gliclazide meningkatkan jumlah insulin yang dikeluarkan pankreas dan membantu tubuh menggunakan insulin dengan lebih efisien.
Gliclazid
Nama Generik: Gliclazid.
Golongan: Anti diabetes parenteral golongan sulfonilurea.

Indikasi Gliclazid:
Diabetes melitus dengan atau tanpa obesitas pada orang dewasa dan lansia.

Kontra Indikasi:
  1. Porfiria, asidosis, ketosis hipersensitif terhadap gliklazid atau senyawa OHO (Obat Hipoglikemik Oral) golongan sulfonilurea lainnya
  2. Penggunaan OHO golongan sulfonilurea termasuk gliklazid pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal merupakan kontraindikasi, namun gliklazid masih dapat diberikan pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal yang ringan.

Dosis dan Cara Pemakaian Gliclazid:
  • Terapi OHO (Obat Hipoglikemik Oral) selalu dimulai dari dosis rendah 1 kali pemberian/hari, setelah itu dosis dapat dinaikkan sesuai dengan respons terhadap obat
  • Dosis awal 40-80 mg 1 kali sehari bersama sarapan, maksimal 240 mg/hari dalam 1-2 kali pemberian
  • Gliklazid dosis rendah dapat diberikan 1 kali sehari, sebelum atau bersama sarapan, dosis tinggi diberikan dalam dosis terbagi.

Efek Samping Gliclazid:
  1. Efek samping OHO (Obat Hipoglikemik Oral) golongan sulfonilurea umumnya ringan dan frekuensinya rendah, antara lain gangguan saluran cerna dan gangguan susunan syaraf pusat
  2. Gangguan saluran cerna berupa mual, diare, sakit perut, dan hipersekresi asam lambung
  3. Gangguan susunan syaraf pusat berupa sakit kepala, vertigo, bingung, ataksia dan lain sebagainya
  4. Gejala hematologik termasuk leukopenia, trombositopenia, agranulositosis dan anemia aplastik dapat terjadi walau jarang sekali
  5. Hipoglikemia dapat terjadi apabila dosis tidak tepat atau diet terlalu ketat, juga pada gangguan fungsi hati atau ginjal atau pada lansia.
  6. Hipoglikemia sering diakibatkan oleh obat-obat antidiabetik oral dengan masa kerja panjang
  7. Golongan sulfonilurea cenderung meningkatkan berat badan.

Peringatan dan /atau Perhatian:
  • Terapi OHO (Obat Hipoglikemik Oral) selalu dimulai dari dosis rendah 1 kali pemberian per hari, setelah itu dosis dapat dinaikkan sesuai dengan respons terhadap obat.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
  • Tablet 80 mg.

Penyimpanan:
  • Simpan pada suhu 20-30°C
  • di tempat kering dan tidak kena sinar matahari langsung.

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.

Subscribe to receive free email updates: