Ephedrin

loading...
Ephedrin adalah obat Adrenergik. Alkylarylamine. Decongestant. Symphathomimetic. Ephedrin adalah obat yang digunakan untuk mencegah tekanan darah rendah selama anestesi spinal. Ephedrin juga telah digunakan untuk asma, narkolepsi, dan obesitas tetapi tidak pengobatan pilihan.
Ephedrin

Indikasi:
Pengobatan hidung tersumbat, hipotensi akibat penggunaan anestesi, akut bronkospasme

Kontra Indikasi:
Sangat sensitif terhadap efedrin atau komponen formulasi, aritmia, glaukoma, penggunaan bersama dengan agen simpatomimetik lainnya, penderita dengan anestesi (siklopropan dan halotan), hipertensi, kehamilan dengan tekanan darah 130/80, thyrotoxicosis

Peringatan dan atau Perhatian:
  1. Penurunan volume darah harus dikoreksi sebelum memulai pengobatan dengan ephedrin. 
  2. Penggunaan efedrin pada pasien yang mengalami gejala vasomotor tidak stabil; diabetes, hiperthyroidisme, prostatic hyperplasia, riwayat serangan jantung atau agen sympathomimetik lainnya perlu mendapat perhatian khusus. 
  3. Juga digunakan hati-hati pada usia lanjut dan pasien-pasien yang mengalami gangguan kardiovaskuler seperti penyakit arteri koroner, aritmia, dan hipertensi. 
  4. Ephedrin bisa menyebabkan hipertensi. 
  5. Penggunaan pada wanita hamil: Faktor risiko kehamilan: C (FDA); A (klasifikasi Australia). 
Penggunaan pada wanita menyusui:
  1. Ephedrin didistribusikan pada air susu. Rekomendasi dari WHO menyatakan bahwa efedrin dapat digunakan pada ibu menyusui. 
  2. Data keamanan penggunaan pada wanita menyusui belum banyak ditemukan. 
  3. Penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal: tidak ada data spesifik. 

Efek Samping: ( - )

Dosis dan Cara Pemberian:
Anak-anak:
  • Hipotensi: Secara umum: rute pemberian IV (secara perlahan-lahan): 0,2-0,3 mg/kg/dosis pemberian setiap 4-6 jam. 
  • Apabila diberikan melalui rute oral: 3mg/kg/hari yang dapat diberikan dalam 4-6 dosis terbagi. 
  • Anak usia 1-12 tahun: Rute pemberian IV (secara perlahan-lahan): 500-750 mikrogram/kg atau 17-25 mg/m2 setiap 3-4 menit sesuai dengan respon klinis; terapi max: 30 mg untuk setiap episode hipotensi. 
  • Anak usia 12-18 tahun: Rute pemberian IV (secara perlahan-lahan): 3-7,5mg (max 9 mg), dapat diulang setiap 3-4 menit sesuai dengan respon klinis; terapi max: 30 mg untuk setiap episode hipotensi. 
  • Bronkospasme akut: Rute pemberian SC atau IV: 750 mikrogram/kg atau 25 mg/m2. Rute pemberian oral: 12,5-25mg setiap 4 jam, tidak lebih dari 150mg/hari. 
  • Untuk pemakaian oral sebagai bronkodilator untuk anak >2 tahun, efedrin diberikan pada dosis 2-3 mg/kg atau 100 mg/m2 setiap hari dalam 4-6 dosis terbagi (misalnya 0,3-0,5 mg/kg setiap 4 jam). 
Dewasa:
  • Hipotensi akibat penggunaan anestesi: Rute pemberian IV (secara perlahan-lahan): 5-25mg/dosis pemberian (rentang umum 10-50mg); dapat diulang jika diperlukan setelah 5-10menit, kemudian setiap 3-4jam (max 150mg/24jam). 
  • Idiopathic orthostatic hypotension(penggunaan offlabel): Rute pemberian oral: 25-50 mg (3 kali/hari; max 150 mg/hari). 
  • Catatan: tidak sebagai pilihan pertama untuk indikasi ini. 
  • Bronkospasme akut: Rute pemberian SC, IM, IV: 12,5-25 mg. Rute pemberian oral: 10-20 mg dua kali sehari. 
  • Nasal congestion: Rute pemberian oral: 25-50 mg setiap 6 jam, atau jika diperlukan. 
  • Mual dan muntah setelah operasi yang tidak dapat diatasi dengan pemberian antiemetik (penggunaan offlabel): Rute pemberian IM: 0,5 mg/kg pada akhir operasi. 
Interaksi Dengan Obat Lain:
  1. Meningkatkan toksisitas pada jantung: agen simpatomimetik, teofilin glikosida jantung, atau anastesi umum.
  2. Meningkatkan risiko aritmia jantung: siklopropane halothane.
  3. Meningkatkan risiko hipertensi, hiperpireksia, sakit kepala: isocarboxazid, procarbazine, iproniazid, pargyline, clorgylin, phemelzine, furazolidone, tranylcypromide, selegiline HCl, rosagiline, nialamid.
  4. Meningkatkan risiko toksisitas efedrin: Na bicarbonate
Interaksi Dengan Makanan:
Tumbuhan/Nutraceutical: Hindari penggunaan bersamaan dengan Ephedra species

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
  • Tablet: 12,5 mg. 
  • Sirup: 12,5 mg/15mL, 2,5 mg/5mL, 3 mg/5mL 
  • Suspensi: 8 mg/5mL 
  • Eliksir: 10 mg/15mL 
  • Tetes mata: 0,5 mg/mL 
  • Kapsul: 25 mg
  • Injeksi : 50 mg/mL 

Stabilitas dan Penyimpanan:
Stabilitas: Sediaan yang mengandung efedrin dan garamnya akan terurai apabila terkena cahaya.
Oleh karena itu harus dimasukkan dalam wadah yang kedap dari cahaya.

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.
loading...

Subscribe to receive free email updates: