Menjaga Kemampuan Daya Ingat Otak

Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Seperti halnya bagian tubuh yang lain, otak memerlukan nutrisi dan vitamin yang cukup agar dapat bekerja dengan baik.

Dr. Zaldy Tan, dari Easton Center for Alzheimer’s Disease Research menjelaskan bahwa makanan yang mengandung asam lemak mempunyai efek yang positif untuk  mencegah penuaan otak, seiring dengan meningkatnya kesehatan vaskular. Salah satu nutrisi yang telah terbukti efektif baik bagi otak adalah makanan yang mengandung asam lemak omega-3.

Penelitian menunjukkan orang yang rajin mengkonsumsi makanan seperti ikan salmon, risiko mengalami penurunan fungsi otak yang mengarah pada penyakit demensia lebih rendah.Demensia yaitu istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak, semisal: pikun.

Hasil penelitian juga diketahui, partisipan penelitian yang kadar asam lemak omega-3 nya di bawah 25% memiliki ukuran otak yang lebih kecil dibandingkan dengan orang yang lebih sering mengkonsumsi makanan mengandung omega-3.

Bagaimana mencegah agar kemampuan daya ingat otak tetap bisa terjaga? Jawabannya adalah dengan mengkonsumsi nutrisi dan vitamin untuk daya ingat otak.
  • Sumber Omega-3:  ikan laut (tuna, kod, sardin, dll), kerang, biji flax, minyak kedelai, minyakraps, minyak chia, biji blewah, sayuran berdaun.

Vitamin untuk Daya Ingat Otak:
Selain nutrisi yang mengandung omega-3, mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin di bawah ini, dapat meningkatkan dan menjaga daya ingat otak.

1. Vitamin B2:
Dikenal juga sebagai Riboflavin yang banyak berperan dalam pembetukkan sel darah merah, antibodi dalam tubuh, dan dalam metabolisme pelepasan energi dari karbohidrat.
Sumber Vitamin B2: Susu, keju, sayur hijau, hati, ginjal, kacang-kacangan seperti kacang kedelai, ragi, jamur

2. Vitamin B3:
Membentuk Nikotinamida, yang diyakini mampu mengurangi gejala penyakitAlzheimer yaitu sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua.
Sumber vitamin B3: Ikan Tuna, ayam, kalkun, salmon dan asparagus.

3. Vitamin B6:
Dapat membantu meningkatkan memori sepanjang waktu dan mempercepat kemampuan otak dalam memproses informasi .
Sumber vitamin B6: ikan tuna, telur, wortel dan sayuran.

4. Vitamin B9:
Dikenal juga dengan nama Asamfolat, yang dapat membantu produksi sel darah merah, yang menyuplai oksigen ke otak lebih banyak. Vitamin ini juga telah terbukti dapat mengurangi risiko hilangnya memori yang berhubungan dengan proses penuaan.
Sumber vitamin B9: makanan yang terbuat dari biji-bijian, atau jus yang terbuat dari buah jeruk atau tomat.

5. Vitamin B12:
Dapat menjaga kadar darah homocysteine yaitu senyawa asam amino penting yang dibutuhkan oleh otak manusia pada tingkat yang sehat. Selain itu vitamin B12 juga mempunyai kemampuan untuk memperbaiki saraf otak.
Sumber vitamin B12: daging tanpa lemak, hati, susu, keju, telur

6. Vitamin C:
Mengandung antioksidan sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan memori agar tetap terjaga karena mempunyai sifat protektif terhadap masalah memori dan hilangnya kewaspadaan mental.
Sumber vitamin C: Buah dan sayuran terutama jeruk dan stroberi.

7. Vitamin D:
Kekurangan vitamin D telah terbukti mengganggu kemampuan daya ingat otak dalam merencanakan dan memproses memori. Tingkat penurunan vitamin D pada orang tua dikaitkan dengan hilangnya memori akibat proses penuaan.
Sumber vitamin D: makarel, tuna dan makanan lain yang diperkaya dengan vitamin D.

Subscribe to receive free email updates: