Asam salisilat

Asam salisilat merupakan obat Antijamur. Mekanisme kerja Asam salisilat memfasilitasi deskuamasi dengan pelarut semen yang mengikat antar skala dalam stratum korneum, sehingga melonggarkan keratin. Efek keratolitik Asam salisilat dapat memberikan aksi sebagai antijamur karena penghapusan stratum korneum yang menekan pertumbuhan jamur, tetapi juga membantu dalam penetrasi agen antijamur lainnya.


Indikasi:
Digunakan untuk Akne vulgaris, infeksi kulit fungal, khususnya tinea

Kontra Indikasi:
Hipersensitivitas terhadap asam salisilat atau komponen formulasi

Dosis dan cara pemakaian:
  • Plester obat: instruksi pada kemasan memberi petunjuk untuk membersihkan kulit yang mati dengan menggosok secara halus dengan batu gosok dan membalutnya dengan plester setelah pengolesan (kecuali dengan basis collodion).
  • Salep, cairan obat luar: oleskan tipis-tipis

Efek Samping:
Reaksi hipersensitivitas, iritasi lokal

Peringatan dan atau Perhatian:
  1. Hindari kontak dengan mulut, mata, membran mukosa
  2. Efek sistemik setelah penggunaan yang berlebihan.

Bentuk dan Kekuatan Sediaan:
1. Plester obat
2. Salep,
3. Cairan obat luar

Penyimpanan:
Hindarkan dari cahaya

Pustaka:
-MIMS Indonesia Edisi 15 Tahun 2014.
-ISO Indonesia Volume 46 Tahun 2011-2012.

Subscribe to receive free email updates: