Penyebab Dan Cara Mengobati Herpes Zoster

loading...
Herpes Zoster adalah Penyakit yang menyerang saraf perifer atau saraf tepi. Penyakit yang juga dikenal dengan istilah cacar api atau cacar ular ini disebabkan oleh virus yang sama dengan virus penyebab cacar air, yaitu varisela zoster. Virus varisela yang menetap di dalam tubuh bahkan setelah cacar air sembuh, dapat kembali aktif di kemudian hari dan menyebabkan herpes zoster.


Penyebab Herpes Zoster:

Herpes zoster disebabkan oleh virus varicella-zoster yang tinggal di ganglia paraspinal sesudah infeksi varicella.

Gambaran Klinis Herpes Zoster:
  1. Mula-mula penderita Herpes Zoster mengalami demam atau panas, disertai nyeri yang terbatas pada satu sisi tubuh, terjadi paling sering pada badan atau wajah, jarang pada ekstremitas yang nantinya timbul bercak. Beberapa hari kemudian (setiap orang tidak sama), muncul bercak kemerahan di bagian tubuh yang nyeri tadi makin hari menyebar dan membesar sampai sebesar biji jagung.
  2. Makin lama, mengelupas dan tetap nyeri.
  3. Setelah kering (ada yang seminggu, ada pula 2 atau 3 minggu) dan sembuh, kadang masih menyisakan nyeri. Sisa-sisa nyeri adakalanya masih muncul bertahun-tahun kemudian. Keadaan ini disebut nyeri post herpetic.
  4. Bila pasien menderita demam dan rash  terletak di satu dermatom di satu sisi tubuh, penyebabnya mungkin infeksi herpes simpeks.

Diagnosis Herpes Zoster:
Vesikel yang berisi cairan jernih di salah satu sisi tubuh.

Penatalaksanaan/Pengobatan Herpes Zoster:

  1. Pengobatan lebih diarahkan untuk mengurangi gejala, misalnya pemberian antinyeri atau penurun panas atau obat untuk mengurangi rasa gatal pada periode masa penyembuhan.
  2. Antibiotik diberikan bila ada infeksi sekunder, misalnya kulit jadi bernanah atau terkelupas.
  3. Hingga kini belum ada obat spesifik. Pemakaian anti virus yang oleh beberapa ahli dikatakan bisa menghilangkan nyeri  post herpetic  ternyata masih memerlukan penelitian tapi tetap menjadi obat pilihan:
  • Asiklovir 5 kali 200-400 mg sehari selama 7 hari
  • Pasien dengan penurunan sistem imun harus diterapi dengan asiklovir intravena
  • Krim asiklovir memiliki  efficacy  yang terbatas dalam terapi herpes zoster.

Daftar Pustaka:
- Dipiro et all, 2006: Pharmacotherapy
- ISFI, 2009: Iso farmakoterapi indoneisia
- Depkes, 2007: Pedoman Pengobatan Dasar di PUSKESMAS
loading...

Subscribe to receive free email updates: