Penyebab Dan Cara Mengobati Herpes Simpleks

Herpes simpleks berkenaan dengan sekelompok virus yang menulari manusia. Infeksi virus  Herpes simplex (HSV)  ditandai dengan vesikel berkelompok di daerah mukokutan dengan kulit yang memerah. Kelainan dapat terjadi secara primer maupun sekunder. Herpes simpleks menyebabkan luka-luka yang sangat sakit pada kulit.


Penyebab Herpes Simpleks:
Virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1) adalah penyebab umum untuk luka-luka demam (cold sore) di sekeliling mulut. HSV-2 biasanya menyebabkan herpes kelamin. Namun HSV-1 dapat menyebabkan infeksi pada kelamin dan HSV-2 dapat menginfeksikan daerah mulut melalui hubungan seks.

Gambaran Klinis Herpes Simpleks:
  1. Infeksi virus ini mempunyai ciri adanya lesi primer lokal, latensi dan adanya kecenderungan rekurensi local
  2. dua (2) agen penyebab, HSV tipe 1 dan 2, umumnya menimbulkan sindrom klinis yang jelas, tergantung pada tempat masuknya

HSV tipe 1:
  • Infeksi primer mungkin ringan dan umumnya terjadi pada masa anak-anak dini sebelum usia 5 tahun.
  • Sekitar 10% infeksi primer menyebabkan bentuk penyakit yang lebih berat yang bermanifestasi demam dan malaise.
  • Ini bisa berlangsung selama seminggu atau lebih, dan dihubungkan dengan adanya lesi vesikuler dalam mulut, infeksi mata atau erupsi kulit generalisata yang memperberat eksema kronik.
  • Reaktivasi infeksi laten mengakibatkan adanya cold sore  yang muncul sebagai vesikel bening pada dasar yang eritematus, biasanya di wajah dan  bibir, yang berkrusta dan sembuh dalam beberapa hari.
  • Reaktivasi ini mungkin ditimbulkan oleh trauma, demam atau adanya penyakit lain yang sedang diderita
 HSV tipe 2:
  • Virus ini adalah penyebab herpes genitalis, walau ini juga dapat disebabkan oleh virus tipe 1.
  • Herpes genitalis terjadi terutama pada orang dewasa dan ditransmisikan secara seksual
  • Infeksi primer dan rekuren dapat terjadi, dengan atau tanpa gejala.

Diagnosis Herpes Simpleks: Berdasarkan gambaran klinis

Penatalaksanaan/Pengobatan Herpes Simpleks:
- Terapi mencakup:

  1. Idoksuridin untuk lesi kulit
  2. Salep dan paint  povidon-iodin
  3. Asiklovir untuk herpes genitalis awal dan rekuren, 5 x sehari 200-400 mg.
  4. Infus asiklovir I.V untuk ensefalitis Herpes simplex  dan pasien yang mengalami supresi imun.

- Perawatan setempat untuk herpes zoster sebaiknya termasuk membersihkan lukanya dengan air garam dan menjaganya tetap kering. Gentian violet dapat dioleskan pada luka.
- Pengobatan baku untuk HSV adalah asiklovir dalam bentuk pil sampai lima kali sehari

Daftar Pustaka:
- Dipiro et all, 2006: Pharmacotherapy
- ISFI, 2009: Iso farmakoterapi indoneisia
- Depkes, 2007: Pedoman Pengobatan Dasar di PUSKESMAS

Subscribe to receive free email updates: