Penyebab Dan Cara Mengobati Gout

loading...
Gout (Asam Urat/Radang Sendi) merupakan penyakit radang sendi yang terjadi akibat deposisi kristal mono sodium urat pada persendian dan jaringan lunak. Gout ditandai dengan serangan berulang dari arthritis (peradangan sendi) yang akut, kadang-kadang disertai dengan pembentukan kristal sodium urat yang besar (yang dinamakan tophus), deformitas  (kerusakan) sendi secara kronik, dan adanya cedera pada ginjal.


Penyebab Gout:
Penumpukan asam urat didalam tubuh secara berlebihan, baik akibat produksi asam urat yang meningkat, pembuangannya yang menurun, atau akibat peningkatan asupan makanan yang kaya akan purin. Gout terjadi ketika cairan tubuh sangat jenuh akan asam urat karena kadarnya yang tinggi.

Gambaran Klinis Gout:
  1. Gejala paling khas adalah nyeri dan kemerahan pada sendi metatarsofalangeal pertama, biasanya melibatkan satu sendi. Gejala bisa dieksaserbasi oleh paparan terhadap dingin dan sering memburuk pada malam hari.
  2. Gout dapat menyerang lebih dari 1 sendi, tetapi umumnya asimetri. Sendi yang terlibat tampak bengkak, hangat, kemerahan, dengan kulit di atasnya yang teregang.
  3. Selama serangan akut, pasien mungkin agak demam dan ada peningkatan jelas LED dan CRP serum.
  4. Lebih dari sekali mengalami serangan arthritis akut
  5. Terjadi peradangan secara maksimal dalam satu hari
  6. Oligoarthritis
  7. Kemerahan di sekitar sendi yang meradang
  8. Hiperuricemia (kadar asam urat dalam darah lebih dari 7,5 mg/dL)
  9. Pembengkakan sendi secara asimetris (satu sisi tubuh saja)

Diagnosis Gout:
  1. Nyeri akut pada persendian kecil seperti ibu jari, terutama malam hari.
  2. Kadar urat serum biasanya > 7,5 mg/dl.

Penatalaksanaan/Pengobatan Gout:
  1. Pada serangan arthritis akut, penderita biasanya diberikan terapi untuk mengurangi peradangan dengan memberikan obat analgesik atau kortikosteroid. Setelah serangan akut berakhir, terapi ditujukan untuk menurunkan kadar asam urat didalam tubuh.
  2. Kondisi yang terkait dengan hiperurisemia adalah diet kaya purin, obesitas. Purin merupakan senyawa yang akan dirombak menjadi asam urat didalam tubuh. Alkohol merupakan salah satu sumber purin dan juga dapat menghambat pembuangan purin melalui ginjal sehingga disarankan untuk tidak sering mengonsumsi alkohol. Ada beberapa jenis makanan yang diketahui kaya akan purin, antara lain daging (daging sapi, babi, kambing), makanan dari laut (seafood), kacang-kacangan, bayam, jamur dan kembang kol.
  3. Obat yang digunakan untuk terapi prevensi adalah:
  • Allopurinol bila terdapat over produksi asam urat. Obat ini menghambat sintesa dan  menurunkan kadar asam urat darah. Dosis pada hiperurikemia 100 mg 3 x sehari sesudah makan, bila perlu dinaikkan setiap minggu dengan 100 mg s/d 10 mg/kgBB/hari.
  • Probenesid,  derivat asam benzoat ini berdaya urikosuris dengan jalan merintangi penyerapan kembali di tubuli proksimal. Dosis 2 x 250 mg selama 1 minggu, lalu 2 x 500 mg, bila perlu berangsur-angsur dinaikkan sampai maksimum 2 g sehari.
  • Natrium Bikarbonat 2 tablet 3 x sehari, untuk membantu kelarutan asam urat.

Daftar Pustaka:
- Dipiro et all, 2006: Pharmacotherapy
- ISFI, 2009: ISO farmakoterapi indoneisia
- Depkes, 2007: Pedoman Pengobatan Dasar di PUSKESMAS
loading...

Subscribe to receive free email updates: