Penyebab Dan Cara Mengobati Artritis (Peradangan)

loading...
Artritis adalah istilah umum bagi peradangan (inflamasi) dan pembengkakan didaerah persendian.
Arthritis berarti radang sendi dan bisa berdampak pada jaringan di sekitar persendian, seperti pada otot, ligamen, dan tendon. Seiring waktu, peradangan ini bisa menghancurkan jaringan persendian. Efek dari kondisi ini akan membatasi aktivitas keseharian, seperti sulit untuk berjalan dan menggunakan tangan.
Artritis
Penyebab Artritis:
Artritis dapat berupa osteoartritis (OA) atau artritis reumatoid (AR), tetapi yang paling banyak di jumpai adalah osteoartritis. Pada OA faktor penyebab utama adalah trauma atau pengausan sendi, sedangkan pada AR faktor imunologi yang berperan.

Gambaran Klinis:
  1. Gejala artritis bervariasi tergantung sendi mana yang terlibat.  osteoartritis (OA) lebih sering menyerang sendi penyokong berat badan. Oleh karena itu obesitas harus dihindarkan. Sementara itu, artritis reumatoid (AR) mulanya lebih sering menyerang sendi-sendi kecil misalnya sendi pergelangan tangan atau kaki, tetapi dalam tingkat lanjut dapat menyerang juga sendi-sendi besar seperti sendi bahu dan pinggul.
  2. Keluhan lain yang mirip dengan artritis adalah reumatism yang sebenarnya berasal dari jaringan lunak di luar sendi. Yang di kenal awam sebagai encok sebagian besar adalah reumatism.
  3. Sendi yang terserang biasanya bengkak, merah dan nyeri.
  4. Serangan artritis reumatoid (AR) biasanya dimulai dengan gejala prodromal berupa badan lemah, hilang nafsu makan, nyeri dan kaku seluruh badan. Gejala pada sendi biasanya timbul bertahap setelah beberapa minggu atau bulan.
  5. Nyeri sendi pada AR bersifat hilang timbul, ada masa remisi, bersifat simetris bilateral, dan berhubungan dengan udara dingin.
  6. Serangan  osteoartritis (OA) biasanya sesisi. Gejala utamanya adalah nyeri sendi yang berhubungan dengan gerak. Penderita juga merasakan kaku pada sendi yang terserang.
  7. Pada pemeriksaaan radiologi  osteoartritis (OA) biasanya memperlihatkan pelebaran sendi pada tahap awal, osteofit, sklerosis tulang dan penyempitan rongga antar sendi pada tahap lanjut.
  8. Deformitas dapat terjadi pada  osteoartritis (OA) maupun artritis reumatoid (AR) setelah terjadi destruksi sendi

Diagnosis pada artritis:
Nyeri dan pembengkakan pada daerah persendian.

Penatalaksanaan/pengobatan artritis:
1. Keluhan pada sendi atau jaringan lunak di sekitarnya dapat di atasi dengan analgesik biasa atau dengan anti inflamasi nonsteroid yang diberikan sesudah makan.
  • Asetosal 1 gram 3 x sehari
  • Fenilbutason 200 mg 3 x sehari
  • Ibuprofen 400 mg 3 x sehari
2. Mengistirahatkan sendi diperlukan dalam keadaan akut. Selanjutnya pada  osteoartritis (OA), mungkin penderita perlu memperbaiki sikap tubuh, mengurangi berat badan, atau melakukan fisioterapi

Daftar Pustaka:
- Dipiro et all, 2006: Pharmacotherapy
- ISFI, 2009: Iso farmakoterapi indoneisia
- Depkes, 2007: Pedoman Pengobatan Dasar di PUSKESMAS
loading...

Subscribe to receive free email updates: